Eksistensi Radio Online: Googoo Radio dan Ruru Radio

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan internet mempengaruhi berbagai aspek di kehidupan kita. Salah satunya adalah kehadiran radio online atau radio internet di Indonesia.

Dua istilah ini merujuk kepada radio yang disiarkan tanpa gelombang, hanya bermodalkan pc atau laptop, mikrofon, serta jaringan internet, kamu bisa memiliki radio online sendiri.

Pugar Restu Julian,founder Radio Online Googoo Radio
Pugar Restu Julian, saat ditemui di Googoo Radio (21/6)

Googoo Radio dan Ruru Radio, adalah beberapa radio online independen yang saat ini ada di Indonesia. Keduanya hadir untuk mengisi celah-celah yang tak mampu diisi oleh radio konvensional. Bahkan, masing-masing dari mereka memiliki konsep yang unik dalam mengemas, baik program maupun konsep secara keseluruhan.

Berikut ini, HAHO akan mengenalkan kamu lebih dalam tentang Googoo Radio dan Ruru Radio!

Googoo Radio, Integritas dengan Media Sosial

Hadir pada tahun 2014, Googoo Radio menawarkan konsep radio online yang berintegrasi dengan akun Facebook pendengarnya. Keberadaan Music Director kini digantikan oleh sistem yang akan memutar lagu sesuai dengan musisi yang mereka sukai.

Program Radio Online, Googoo Radio bernama TekTokan
Program Radio Online, Googoo Radio bernama TekTokan. Sumber: Instagram Googoo Radio

“Misalnya ada 5 orang login pake Facebook, dengerin  Googoo, 4 dari mereka menyukai Sheila on 7 dan 1 suka Metallica, pasti lagu yang akan diputar adalah lagu2 Sheila on 7 dan yang related to Sheila on 7″, ungkap Pugar Restu Julian atau yang kerap disapa Uga, selaku Founder Googoo Radio.

Selain musik, Googoo Radio terbuka serta mendukung para pelaku startup, entrepreneur, hingga seniman yang ingin memperkenalkan diri mereka di Googoo. Program-program seperti Afternoon Crowd, Anak Internet, TekTokan, BEMO (Bedah Musik Oldskul), hingga Googoo Special Playlist yang mengemas semuanya menjadi satu. Kamu bisa dengarkan Googoo melalui aplikasi tersedia di Google Play Store atau melalui website Googoo Radio.

Ruru Radio, A Personality Radio

Ruru Radio didirikan oleh para seniman di sanggar seni bernama Ruang Rupa yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan. Seperti yang dilansir dari CNN Indonesia, Ruru Radio menganut konsep personality radio, atau dengan kata lain radio yang dijalankan berdasarkan karakter penyiar.

Radio Online Ruru Radio
Radio Online Ruru Radio. Sumber: Instagram Ruru Radio

Program-program yang disajikan terbilang unik, karena akan membawa karakter dari masing-masing penyiar. Sebut saja program-programnya seperti Anna Belle Skoy, Menggambar di Udara, Visual Elok, Jazzaik, Gila Vinyl, dan SKS (Seni Kebut Semalam). Penyiarnya pun mulai dari para seniman rupa, penyiar radio ternama, hingga komika. Sebut saja seniman seperti The Popo, penyiar radio Arie Dagienkz, hingga komika Adjis Doa Ibu. Terbayang ‘kan seperti apa gaya siaran mereka? Coba dengarkan di website Ruru Radio atau unduh aplikasinya di Google Play Store maupun App Store

 


Baca juga: Tertarik Jadi Penyiar Radio? Perhatikan 5 Unsur Ini!


 

Radio Online Hadir dari Sebuah Ketidakpuasan

Tidak perlu tower, hanya PC dan jaringan internet, kamu bisa membuat radio online. Hal ini memudahkan Googoo Radio dan Ruru Radio dalam meluapkan ketidakpuasan mereka dengan radio-radio konvensional. Uga, yang juga vokalis The Dying Sirens mengungkapkan, “sekarang itu mungkin di radio konvensional band-band indie udah nggak dapet porsi lagi, udah jarang. Jadi kita pengen support mereka”.

 

Ruru radio, Radio Online yang dididirikan oleh para seniman rupa
Ruru radio, Radio Online yang dididirikan oleh para seniman rupa

Sedangkan Ruru Radio sendiri menganggap idealis dengan konsep siaran yang agak nyeleneh dan unik. Mereka ingin membawa karakter para penyiar ke telinga para pendengar. Seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, mereka menganggap cara ini sebagai wadah para penyiar untuk menyalurkan ekspresi kesenian mereka. Hal inilah yang menyebabkan banyak para penyiar radio besar ikut bergabung dengan radio ini.

 

Masa Depan Radio Online 

Bukan tidak mungkin keberadaan radio online akan semakin bertambah di Indonesia. Perkembangan internet merupakan sebuah lahan yang subur dengan tumbuhnya pelaku industri baru di dunia creativetainment. 

Namun, di Indonesia sendiri belum ada regulasi khusus yang membahas tentang radio online. Sedangkan, menurut Uga sendiri, minat pendengar terhadap radio online mengalami peningkatan. “Belum ada pembicaraan serius ke arah itu, gue juga pernah ngobrol dengan pelaku radio online lainnya, kita pernah ke KOMINFO dan mau bikin asosiasi radio online. Tapi belum terwujud sampai sekarang.”

Penasaran dengan artikel lainnya? Subscribe untuk dapatkan artikel menarik seputar dunia kreatif dan entertainment!


Baca juga: 5 Penyiar Radio yang Menjadi Selebritis!


 

Angie Tritantya

Creative Content Writer